Iran Selalu Mendukung Bangsa Palestina, Hingga Kemenangan Penuh

 

Syiahindonesia.id – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan Republik Islam akan selalu mendukung rakyat Palestina dan mendukung perjuangan mereka.

Zarif membuat pernyataan dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Jihad Islam Palestina Ziad al-Nakhala di Teheran pada hari Sabtu (29/12/2018).

Diplomat Iran menekankan bahwa mendukung Palestina adalah prinsip dasar kebijakan luar negeri Republik Islam itu.

Kembali pada bulan Mei, Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan Palestina akhirnya akan dibebaskan dari cengkeraman musuh dan bahwa Yerusalem al-Quds akan menjadi ibu kota negara Palestina meskipun AS berupaya untuk mengubah kenyataan ini.

“Insya Allah, Palestina akan terbebas dari cengkeraman musuh dan Amerika dan antek-anteknya tidak akan dapat melakukan apa pun berhadapan dengan kebenaran dan tradisi ilahi,” kata Seyyed Ali Khamenei.

Dalam pertemuan dengan delegasi parlemen Palestina yang dipimpin oleh anggota senior parlemen Palestina Mahmoud al-Zahar di Teheran pekan lalu, Zarif sekali lagi menegaskan kebijakan berprinsip Republik Islam untuk mendukung Palestina, mendesak semua negara di dunia Muslim untuk meningkatkan persatuan mereka untuk membela Palestina.

“Kami berharap bahwa beberapa negara Muslim yang telah menggantungkan harapan mereka pada dukungan Zionis dan AS akan kembali ke dunia Muslim dan menyadari bahwa Zionis bukanlah teman atau mitra yang dapat dipercaya bagi siapa pun,” kata Zarif.

Palestina Berkeras Untuk Terus Berjuang Hingga Kemenangan Total

Nakhala, pada bagiannya, mengatakan beberapa negara Arab dan Barat melakukan upaya untuk mengalahkan perlawanan Palestina, tetapi menegaskan kembali bahwa Palestina bertekad untuk melanjutkan perjuangan mereka sampai kemenangan penuh.

Dia menambahkan bahwa front perlawanan saat ini memiliki kapasitas dan kemampuan tinggi untuk menghadapi agresor.

Pada hari Rabu (26/12/2018), Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan “Palestina akan mengajukan permohonan untuk mendapatkan keanggotaan penuh negara di PBB pada Januari.”

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Voice of Palestine yang berbasis di Ramallah, Maliki mengatakan ia akan mengajukan aplikasinya atas instruksi Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam upaya untuk meningkatkan status Palestina dari negara pengamat menjadi negara anggota penuh menjadi Dewan Keamanan PBB, ketika nanti dia mengunjungi New York bulan depan.

Sumber: Press TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *