Kata Siapa Syiah Fanatik Buta Pada Imam Ali As?, Ini Jawaban untuk Ust. Abdul Somad

 

Syiahindonesia.id – Sebuah video memperlihatkan Ust. Abdul Somad menguraikan tentang tradisi melukai diri pada sekelompok orang. Ia mengatakan bahwa tradisi tersebut telah terjadi sejak zaman Yunan kuno dan dilakukan orang syiah juga.
lebih lanjut ia mengatakan kalau ini adalah praktek bid’ah dholalah, dan tidak ada ulama Syiah yang memberi fatwa bahwa ini bid’ah dan dilarang, apakah benar seperti itu?

Di dalam kitab Kasyful Asyrar karangan Imam Khomeini halaman 169, menjelaskan bahwa, “Berhubungan dengan acara dan majlis-majlis yang diadakan atas nama Imam Husein harus saya katakan bahwa kami dan orang-orang yang taat dalam beragama tidak pernah menyampaikan bahwa siapapun boleh melakukan apa saja di majlis dan acara seperti itu dan bahkan berpa banyak ulama besar mencela perbuatan itu yaitu menyakiti diri sendiri dan para ulama tersebut berusaha mencegahnya.”

Adapun apabila ada yang melakukan dengan menyakiti sendiri itu adalah beberapa penganut yang berlebihan (Syiah ghulat) dan itu semua bukanlah ajaran Syiah Imamiyah.
Hal lain yang dikatakan ust. Abdul Somad adalah bahwa orang-orang Syiah itu fatanik buta terhadap Imam Ali, ia mengulas sebuah kitab dari kalangan Syiah (Kitab Imam Ashoduq) yang mengatakan Imam Ali adalah pembagi surga dan neraka? apakah benar seperti iitu?

Riwayat yang dibawakan ustadz Abdul Somad itu merujuk pada kitab ‘Ilal Al-Syaraai’ karangan Syeikh Shoduq cetakan pertama tahun 2006 halaman 163 – 164 , sementara di dalam sanad riwayat yang dibawakan oleh ustad Abdul Somad terdapat sosok Musa bin Sa’daan Al-Hannat, yang didhoifkan oleh Ibn Daud dalam kitab Rijal Ibn Daud halaman 521 – 522. Ibn Daud berkata, “ Musa ibn Sa’dan Al-Hannat adalah Dhoif dalam periwayatan Hadis. Dan dalam Kitab Rijal An-Najasy cetakan pertama tahun 2010 halaman 387. An-Najasyi berkata Musa ibn Sa’dan Al-Hannat Dhoif /lemah dalam periwayatan hadis. Dan kembali lagi bahwa riwayat yang dijadikah hujjah oleh UAS tidak relevan untuk dijadikan hujjah.

Dan perlu ditegaskan dari apa yang telah dipaparkan di atas bahwa kelompok Mazhab Syiah Imamiyah tidak pernah fanatik buta kepada Imam Ali As.

Namun ada yang menarik ada sebuah riwayat yang bisa kita ambil dari kitab Ahlusunnah Wal Jamaah dalam kitab Thobaqat Al-Hanabilah Karya Abu Ya’la jilid pertama halaman 320, “Diriwayatkan dari Muhammad bin Mansur dia berkata: Ketika kita dihadapan Ahmad bin Hanbal, ada seseorang bertanya kepadanya, “ Wahai Aba Abdillah (Ahmad Bin Hanbal) Apa komentar anda tentang hadis yang diriwayatkan bahwa Ali berkata, ‘ Saya adalah pembagi neraka?’ Imam Ahmad berkata: “Apa yang ingkari dari Hadis ini?’ Bukankah kami telah meriwayatkan bahwa Nabi Saw bersabda kepada Ali, “ Tidak ada yang mencintaimu kecuali seorang mukmin, dan tidak ada yang membencimu kecuali seorang munafik.” Kami menjawab, “Benar”. Kemudian Imam Ahmad bertanya, “Dimanakah tempatnya orang Mukmin?, Kami menjawab, “Di Surga” Lalu Imam bertanya lagi di mankah letak orang Munafik? Kami menjawab, “Di neraka” Imam Ahmad kemudian berkata, “ Maka demikian maka Ali adalah pembagi neraka.”

Apakah Imam Ahmad bin Hanbal juga dikatakan fanatik buta kepada Imam Ali As dengan mengatakan bahwa beliau adalah pembagi neraka? Semua fitnah kepada Syiah ini kita serahkan kepada anda yang menilainya.[]

 

Share Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *